Terapi Aktivitas Okupasi Untuk Meningkatkan Produktivitas Lansia

Authors

  • Freny Ravika Mbaloto Program Studi DIII Keperawatan, STIKes Bala Keselamatan Palu
  • Denny Susanto Program Studi DIII Keperawatan, STIKes Bala Keselamatan Palu
  • Gustini Gustini Program Studi DIII Keperawatan, STIKes Bala Keselamatan Palu

DOI:

https://doi.org/10.25008/altifani.v3i1.348

Keywords:

Terapi aktivitas, okupasi, produktivitas, lansia, pengabdian kepada masyarakat

Abstract

Proses menua pada lansia terjadi seiring bertambahnya usia lansia yang menyebabkan penurunan daya tahan fisik sehingga rentan terhadap penyakit dan penurunan kemampuan motorik seperti kekuatan dan kecepatan. Berbagai penurunan tersebut berdampak pada kemampuan lansia dalam melakukan aktivitas sehari-hari dan status kesehatan. Oleh karena itu, perlu adanya peningkatan pelayanan kesehatan lansia agar lansia dapat produktif di masa tuanya. Berdasarkan hal tersebut telah dilakukan pengabdian kepada masyarakat dengan sasaran lansia binaan STIKes Bala Keselamatan Palu yaitu pelaksanaan terapi okupasi. Melalui pengabdian kepada masyarakat diharapkan dapat meningkatkan produktivitas lansia dengan memanfaatkan waktu luang untuk menghasilkan karya dengan menggunakan material siap pakai atau bahan bekas. Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat ini menggunakan observasi, wawancara, demonstrasi. Saat terapi berlangsung, para lansia tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Lansia sudah mengetahui dan memahami cara mengalihkan perhatian atau pikiran dari kebosanan dan kebosanan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Chatterjee, Nimrat Walker, G., Lucia MS, H. K. and T. J. D. C., & et al Hyochol Ahn 2017. (2017). Effect of Occupation- and Activity-Based Interventions on Instrumental Activities of Daily Living Performance Among Community-Dwelling Older Adults: A Systematic Review. Physiology & Behavior, 176(10), 139–148. https://doi.org/10.5014/ajot.2012.003053.Effect

Kaharingan, E., Bidjuni, H., & Karundeng, M. (2015). Pengaruh Penerapan Terapi Okupasi Terhadap Kebermaknaan Hidup pada Lansia di Panti Werdha Damai Ranomuut Manado. Suparyanto Dan Rosad (2015, 3(2), 1–8.

Padila. (2013). Buku Ajar Keperawatan Gerontik. Nuha Medika.

Riset Kesehatan Dasar. (2018). Laporan Nasional Riskesdas 2018. http://repository.litbang.kemkes.go.id/3514/

Ruswandi, I., & Supriatun, E. (2022). Keperawatan Gerontik. CV.Adanu ABimata. https://www.google.co.id/books/edition/KEPERAWATAN_GERONTIK_Pengetahuan_Praktis/hPWUEAAAQBAJ?hl=id&gbpv=1&dq=terapi+okupasi+lansia&pg=PA120&printsec=frontcover

Sitanggang, Y. F., Frisca, S., Marlyn, R., Koerniawan, D., Sara, P., Febrina, C., Handayani, D., Adi, B., Yuniar, D., Paula, V., Pranata, L., & Siswadi, Y. (2021). Keperawatan Gerontik. Yayasan Kita Menulis.

Smallfield, S., & Kaldenberg, J. (2020). Occupational therapy interventions for older adults with low vision. American Journal of Occupational Therapy, 74(2), 1–5. https://doi.org/10.5014/ajot.2020.742004

Utami, S., Yuniar, D., Laela, A., Renolita, R., Rante, J., Damayanti, D., Prihar, D., Rajin, M., Kurniawati, Pujiani, S., Nurwinda, N., Simbolon, S., & Febriana, A. (2022). Asuhan Keperawatan Gerontik. Yayasan Kita Menulis.

WHO. (2022). World health statistics 2022. http://apps.who.int/bookorders.

Downloads

Published

2023-01-18

How to Cite

Mbaloto, F. R., Susanto, D., & Gustini, G. (2023). Terapi Aktivitas Okupasi Untuk Meningkatkan Produktivitas Lansia . Jurnal Altifani Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(1), 155–159. https://doi.org/10.25008/altifani.v3i1.348