Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat http://altifani.org/index.php/altifani <p><a href="http://altifani.org/" target="_blank" rel="noopener"><strong>Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat</strong></a> adalah publikasi dalam bentuk artikel pengabdian kepada masyarakat. Altifani diterbitkan 6 (enam) kali dalam satu tahun, Januari, Maret, Mei, Juli, September, dan November, mencakup pengembangan dan penerapan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi hasil penerapan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk, model, konsep dan atau implementasi pengabdian kepada masyarakat sebagai upaya peningkatan partisipasi masyarakat pada pembangunan, dan pemberdayaan masyarakat. </p> <p>Jurnal ini diterbitkan oleh Penerbit Jurnal Ilmiah Indonesia setelah melalui peer-reviewed oleh para sejawat di bidangnya yang meliputi tetapi tidak terbatas pada hasil pengabdian kepada masyarakat dalam bidang ilmu-ilmu sosial-humaniora dan ilmu-ilmu eksakta. Topik dari jurnal adalah hasil-hasil pengabdian masyarakat di bidang-bidang berikut ini, seperti Bidang Pendidikan, Teknologi informasi, Hukum, Ekonomi, Humaniora, Teknik, Pertanian, Komunikasi, Kesehatan, Rekayasa dan bidang-bidang yang lain. Sebagai sebuah terbitan berkala ilmiah, <strong>Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat</strong> menggunakan peer-reviewer dari berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta terakreditasi.</p> <table> <tbody> <tr> <td width="135">Journal Title</td> <td><strong>: Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat</strong></td> </tr> <tr> <td>E-ISSN</td> <td><strong>: <a href="http://u.lipi.go.id/1610773299" target="_blank" rel="noopener">2774-6240</a></strong></td> </tr> <tr> <td>DOI</td> <td><strong>: 10.59395</strong> by Crossref</td> </tr> <!-- <tr> <td>Chief Editor</td> <td><strong>: Prof. Dr. Rajab Ritonga, M.Si. (Scopus ID: <a href="https://www.scopus.com/authid/detail.uri?authorId=56493075500">56493075500</a>)</strong></td> </tr> <tr> <td>Managing Editor</td> <td><strong>: Edi Sutoyo (Scopus ID: <a href="https://www.scopus.com/authid/detail.uri?authorId=56377194700">56377194700</a>)</strong></td> </tr> --> <tr> <td>Frequency</td> <td><strong>: 6 issues per year (Januari, Maret, Mei, Juli, September, dan November)</strong></td> </tr> <tr> <td>Publisher</td> <td><strong>: <a href="http://idscience.id/">Indonesian Scientific Journal</a></strong></td> </tr> <tr> <td>Indexation</td> <td><strong>: <a href="https://scholar.google.com/citations?user=kd_MrVkAAAAJ&amp;hl=en&amp;authuser=1" target="_blank" rel="noopener">Google Scholar</a> | <a href="https://garuda.kemdikbud.go.id/journal/view/23197" target="_blank" rel="noopener">Garuda</a></strong></td> </tr> <tr> <td>Contact</td> <td><strong>: redaksi@altifani.org / <a href="https://wa.me/081381694837" target="_blank" rel="noopener">+6281381694837</a> (WhatsApp / Telegram)</strong></td> </tr> </tbody> </table> Indonesian Scientific Journal en-US Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat 2774-6240 Perancangan Strategi Konten Pemasaran pada Media Sosial UMKM Kabupaten Sumedang http://altifani.org/index.php/altifani/article/view/555 <p>Media sosial memiliki peran penting dalam mempromosikan produk, khususnya bagi UMKM. Namun, banyak pelaku UMKM belum optimal memanfaatkannya karena kurangnya pemahaman dalam strategi konten pemasaran. Media sosial dapat membangun hubungan kuat antara brand dan pasar jika dimanfaatkan dengan baik. Konten harus dirancang dan disebarkan secara konsisten. Untuk mengatasi kendala ini, diperlukan pelatihan untuk meningkatkan kemampuan merancang strategi konten pemasaran di media sosial. Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, Perdagangan, dan Perindustrian Kabupaten Sumedang bertanggung jawab meningkatkan kualitas sumber daya manusia UMKM. Tim Abdimas Universitas Telkom melaksanakan pelatihan strategi konten pemasaran untuk pelaku UMKM di Sumedang. Pelatihan ini bertujuan agar UMKM dapat merancang strategi konten yang tepat, mengoptimalkan fitur media sosial, dan mengatasi masalah pemasaran dengan biaya terjangkau. Diharapkan, media sosial menjadi bagian dari strategi terencana untuk meningkatkan kualitas UMKM di Indonesia.</p> Anisa Diniati Lusy Mukhlisiana Intan Primasari Copyright (c) 2024 Anisa Diniati, Lusy Mukhlisiana, Intan Primasari https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2024-07-22 2024-07-22 4 4 265 272 10.59395/altifani.v4i4.555 Upaya Peningkatan Kesehatan Bayi Dan Balita Melalui Edukasi Pentingnya Imunisasi http://altifani.org/index.php/altifani/article/view/550 <p>Anak merupakan generasi penerus bangsa yang harus disiapkan baik dari segi pengetahuan, keterampilan maupun Kesehatan. Program imunisasi adalah pemberian imunisasi yang merupakan suatu usaha untuk memberikan kekebalan pada bayi dan anak dengan cara memasukkan vaksin kedalam tubuh agar tubuh membuat zat anti untuk mencegah penyakit tertentu. Peningkatan kesehatan pada hakekatnya adalah upaya yang dilaksanakan oleh semua komponen bangsa Indonesia yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan, dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar terwujud derajat keseahtan masyarakat. Tujuan dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan ibu tentang pentingnya imunisasi di Kelurahan Nenang Kecamatan Penajam Kabupaten Penajam Paser Utara. Pengabdian kepada masyarakat dilaksanan pada 32 ibu. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pemberian materi dengan media berupa powerpoint dan leaflet. Hasil yang diperoleh adalah ibu dapat memahami dengan baik informasi yang disampaikan dan sangat antusias mengikuti kegiatan penyuluhan kesehatan ini. Kesimpulan penyuluhan kesehatan yang dilakukan dapat meningkatkan pengetahuan ibu-ibu tentang pentingnya imunisasi pada bayi dan balita.</p> St Hasriani Wilda Rezki Pratiwi Wikardiana Wikardiana Copyright (c) 2024 St Hasriani, Wilda Rezki Pratiwi, Wikardiana Wikardiana https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2024-07-22 2024-07-22 4 4 273 279 10.59395/altifani.v4i4.550 Pemberdayaan Adaptasi Digital UMKM Generasi X Dengan Metode Komunikasi Digital http://altifani.org/index.php/altifani/article/view/554 <p>Era 5.0 mendorong para pelaku usaha untuk dapat mengandalkan teknologi dalam membantu aktivitasnya, salah satunya pemasaran. Namun masih banyak kendala yang harus dihadapi para pelaku usaha untuk dapat beradaptasi dengan teknologi, seperti mengelola media sosial. Banyak pelaku UMKM yang belum dapat mengelola media digital dengan baik sebagai media pemasaran. Kendalanya ada pada kurangnya pemahaman dalam mengoperasikan media sosial. Penggunaan media sosial sebagai media pemasaran tak lebih hanya sekedar mengikuti tren yang sedang berkembang. Belum ada pengelolaan yang khusus dalam membangun pola komunikasi dari penjual kepada pembeli di media sosial. Hal ini menjadi penting mengingat media sosial merupakan elemen dalam proses komunikasi. Sebagai solusi dari permasalahan tersebut diperlukan sebuah pelatihan untuk membangun pemahaman terkait media sosial sebagai media komunikasi antara penjual dan pembeli. Untuk itu kami tim pengabdian masyarakat dari Universitas Telkom bermaksud membantu dalam menyelesaikan permasalahan UMKM terutama dalam memahami pengelolaan media digital. Adapun mitra dai kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah Dinas Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Sumedang, mengingat Kabupaten Sumedang sebagai Pengelola e-goverment nomor satu di Indonesia. Pelatihan ini akan diberikan kepada para pelaku UMKM untuk dapat meningkatkan pemahaman dan kemampuan dalam beradaptasi dengan media sosial. UMKM yang mendapatkan pelatihan adalah UMKM yang berada pada kelas mikro namun sudah memiliki toko online ataupun gerai di e-commerce. Sehingga ke depannya menggunakan media sosial bukan lagi hanya sebagai tren saja tetapi bentuk betul sebagai sebuah strategi yang terencana untuk membantu meningkatkan kualitas UMKM Indonesia.</p> Sri Dewi Setiawati Martha Tri Lestari Lusy Mukhlisiana Copyright (c) 2024 Sri Dewi Setiawati, Martha Tri Lestari, Lusy Mukhlisiana https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2024-07-22 2024-07-22 4 4 280 287 10.59395/altifani.v4i5.554 Pelatihan Penggunaan VideoScribe Untuk Meningkatkan Keterampilan Guru Dalam Mengembangkan Media Pembelajaran di SD Swasta Darussalam http://altifani.org/index.php/altifani/article/view/563 <p>Peningkatan kemampuan guru harus dilakukan dengan pelatihan dalam pengembangan media pembelajaran. Berdasarkan hasil wawancara dengan Kepala Sekolah dan beberapa orang guru SD IT Darrusalam diperoleh informasi bahwa jumlah guru di sekolah tersebut ada 9 orang dan jumlah ruangan kelas ada 6 ruangan. Kurikulum yang digunakan adalah K.13. Proses kegiatan belajar mengajar dilaksanakan pada pagi hari. Siswa /siswi SD IT Darrusalam berjumlah 122 orang. Mayoritas penduduk masih taraf ekonomi rendah sampai menengah dimana masih banyak dari wali murid yang bekerja sebagai buruh dan wiraswasta. Di SD Swasta IT Darrusalam guru – gurunya belum punya wawasan dan pengetahuan dalam mengembangkan dan menggunakan media pembelajaran yang berbasis IT. Hal ini dikarenakan kurangnya pengetahuan mereka tentang penggunaan aplikasi – aplikasi sebagai media pembelajaran. Metode yang digunakan masih metode ceramah serta fasilitas yang masih kurang memadai.</p> Desniarti Desniarti Nurdalilah Nurdalilah Haryati Ahda Nasution Hizmi Wardani Ramadhani Ramadhani Copyright (c) 2024 Desniarti Desniarti, Nurdalilah Nurdalilah, Haryati Ahda Nasution, Hizmi Wardani, Ramadhani Ramadhani https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2024-07-22 2024-07-22 4 4 288 293 10.59395/altifani.v4i4.563 Pengembangan UMKM Batik Damai Langit Melalui Program Manajemen Bisnis http://altifani.org/index.php/altifani/article/view/558 <p>UMKM dianggap sebagai tulang punggung dari suatu negara untuk menciptakan kesempatan kerja, meningkatkan pendapatan, dan memberikan kontribusi yang signifikan terhadap perekonomian. Salah satunya yaitu di bagian fashion seperti UMKM Batik Damai Langit. Permasalahan yang sering dihadapi oleh UMKM khususnya industry kerajinan batik, yaitu persaingan pasar dalam memasarkan produknya, karena pada saat ini banyak usaha yang menjalankan usahanya pada bidang batik sehingga persaingannya semakin ketat. Metode kegiatan pengabdian seperti ruang lingkup dan objek kegiatan, tempat pelaksanaan kegiatan, bentuk dan tahapan kegiatan, tahapan kegiatan. Secara umum pengabdian ini dilakukan dalam tiga tahap, 1) tahap persiapan, 2) tahap pelaksanaan, dan 3) tahap evaluasi. Evaluasi yang kami lakukan selama memberikan pelatihan menunjukan bahwa strategi bisnis melalui pemasaran dan keuangan membantu meningkatkan penjualan produk UMKM Batik Damai Langit.</p> Guruh Ghifar Zalzalah Fikri Farhan Natalia Ratnaningrum Inayat Hanum Indriati Arif Sudaryana Copyright (c) 2024 Guruh Ghifar Zalzalah, Fikri Farhan, Natalia Ratnaningrum, Inayat Hanum Indriati , Arif Sudaryana https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2024-07-22 2024-07-22 4 4 294 299 10.59395/altifani.v4i4.558 Penyuluhan Tips Menghindari Seks Pra Nikah Dikalangan Remaja SMKN Unggul Dharmasraya http://altifani.org/index.php/altifani/article/view/553 <p>Seks pra-nikah secara umum dapat diartikan sebagai hubungan seks yang dilakukan ramaja sebelum menikah. Perilaku seks pra-nikah merupalan perilaku seks yang dilakukan tanpa memulai proses pernikahan yang resmi menurut hukum maupun menurut agama dan kepercayaan masing-masing individu. Metode Penyuluhan ini dilaksanakan dalam rangka memberikan informasi terkait tentang tips menghindari seks pranikah pada remaja. Kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah merupakah materi penting tentang sek pra nikah pada remaja. Hasil: Penyuluhan ini dilakukan pada hari Rabu tanggal 24 April 2024 yang dilaksanakan di SMKN Unggul Dharmasraya dengan penyuluhan tatap muka dan poster. Salah satu penerapan penyuluhan yang dilakukan adalah dengan menggunakan media penyuluhan. Media ini memiliki keuntungan dan kemudahan dalam mengembangkan bahan dan mempermudah dalam memaparkan materi. Hasil yang kami dapatkan Sebagian besar remaja usia 16-17 tahun SMKN Unggul Dharmasraya mengetahui tentang tips menghindari seks pranikah pada remaja.</p> Novia Dwijayanti Husna Husna Ningsih Saputri Siti Ainawati Mumtazah Nabila Alfina Copyright (c) 2024 Novia Dwijayanti, Husna Husna, Ningsih Saputri, Siti Ainawati Mumtazah, Nabila Alfina https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2024-07-22 2024-07-22 4 4 300 307 10.59395/altifani.v4i4.553 Edukasi Pemberian Kompres Daun Dadap Serep Sebagai Penurun Demam Balita Pada Kader dan Ibu Di Posyandu Delima Desa Pliken http://altifani.org/index.php/altifani/article/view/568 <p>Demam merupakan kenaikan suhu tubuh di atas normal, dikatakan normal apabila suhu tubuh berada pada kisaran 36,5?C - 37,5?C. Salah satu perawatan nonfarmakologis untuk menurunkan suhu tubuh penderita demam yaitu dengan kompres daun dadap serep yang memiliki kandungan etanol yang berefek mendinginkan. Sasaran pengabdian kepada masyarakat ini adalah kader (5 orang) dan ibu balita (50 orang) di Posyandu Delima Desa Pliken. Pemilihan Posyandu Delima sebagai lokasi sasaran pengabdian kepada masyarakat ini dikarenakan jumlah ibu balita yang hadir di posyandu tersebut lebih banyak jika dibandingkan dengan posyandu lain, dan berdasarkan informasi yang diperoleh dari kader setempat menyebutkan bahwa kader maupun ibu balita di Posyandu Delima belum mengetahui secara pasti terkait penanganan alternatif pada balita demam. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menambah tingkat pengetahuan kader dan ibu di Posyandu Delima Desa Pliken. Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini terdiri dari dua tahap. Pertemuan pertama dilaksanakan pada 5 Februari 2024 yang dihadiri oleh 5 kader dan 41 ibu, pertemuan ini berupa identifikasi tingkat pengetahuan dengan pengisian kuesioner pre test dilanjutkan pendidikan kesehatan dengan metode ceramah, sedangkan pertemuan kedua dilaksanakan pada 5 Maret 2024 yang dihadiri oleh 5 kader dan 39 ibu, dengan kegiatan berupa evaluasi tingkat pengetahuan dengan pengisian kuesioner post test. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diperoleh nilai rata-rata pengetahuan sebelum pendidikan kesehatan yaitu 63,2 dan setelah pendidikan kesehatan yaitu 83,8. Hal ini menunjukan adanya peningkatan nilai rata-rata sejumlah 20,6. Mayoritas peserta mengalami peningkatan pengetahuan, yaitu 42 orang (95%), walaupun demikian masih ada 2 orang (5%) yang pengetahuannya tetap, dan tidak ada yang mengalami penurunan pengetahuan. Berdasarkan hasil yang diperoleh, dapat disimpulkan bahwa kegiatan pendidikan kesehatan dengan metode ceramah dapat meningkatan pengetahuan kader dan ibu tentang edukasi pemberian kompres daun dadap serep sebagai penurun demam balita. Luaran dari hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah publikasi ilmiah dalam jurnal pengabdian masyarakat.</p> Astriyani Astriyani Murniati Murniati Etika Dewi Cahyaningrum Copyright (c) 2024 Astriyani Astriyani, Murniati Murniati, Etika Dewi Cahyaningrum https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2024-07-24 2024-07-24 4 4 308 323 10.59395/altifani.v4i4.568 Pelatihan Anggaran Pada Koperasi Di Kabupaten Kudus http://altifani.org/index.php/altifani/article/view/560 <p>Pengelolaan koperasi membutuhkan pemahaman tentang anggaran keuangan koperasi. Pemahaman anggaran ini sangat penting untuk dilaksanakan pada koperasi. Namun banyak koperasi yang tidak memahami dengan baik terkait penganggaran keuangan tersebut. Tujuan dari pengabdian ini adalah memberikan pelatihan pengelola koperasi tentang pentingnya anggaran, memberikan pelatihan pengelola koperasi tentang cara membuat anggaran koperasi, memberikan pelatihan tentang perhitungan anggaran yang dapat dilakukan oleh pengelola koperasi. Metode yang dilakukan adalah menggunakan metode partisipatif dengan melakukan pelatihan kepada pengelola koperasi di Kabupaten Kudus. Proses ceramah, diskusi dan praktek diikuti oleh manajer koperasi, 3 supervisor dan 4 anggota koperasi. Proses tersebut diawali dengan penjelasan prinsip-prinsip anggaran, dilanjutkan dengan pelatihan cara membuat anggaran dan metode perhitungan dalam pembuatan anggaran. Peserta mulai paham dengan teknik dan perhitungan dalam pembuatan anggaran.</p> Dwi Soegiarto Ulva Rizky Mulyani Copyright (c) 2024 Dwi Soegiarto, Ulva Rizky Mulyani https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2024-07-24 2024-07-24 4 4 324 327 10.59395/altifani.v4i4.560 Kotoran Sapi Untuk Pembuatan Pupuk Organik Melalui Vermikompos http://altifani.org/index.php/altifani/article/view/556 <p>Pengelolaan kotoran temak menjadi hal yang perlu diperhatikan untuk mengurangi biaya pengeluaran terhadap perawatan tanaman. Sebagian besar masyarakat di Desa Barat Wetan Kecamatan Rembang, Kabupaten Kepahiyang masih menggunaan pupuk organik secara tradisional yaitu dengan cara membiarkan kotoran temak begitu saja (proses dekomposisi berjalan alarm) sampai terbentuk pupuk. Proses ini memakan waktu cukup lama dan banyak unsur hara yang hilang tercuci oleh air hujan maupun udara. Penggunaan pupuk organik melalui sistem tersebut tidak efektif, karena pengeluaran biaya tenaga kerja tidak sebanding dengan hasil yang diharapkan. Permasalahan prioritas pertama yang harus segera diatasi adalah bagaimana menyediakan pupuk organik vermikompos yang memiliki unsur hara tinggi, biaya murah, ramah lingkungan dan dapat disediakan oleh petani temak itu sendiri. Untuk itu, sosialisasi pembuatan pupuk organik dari kotoran sapi melalui vermikompos ini diperlu dilakukan. Materi yang disampaikan mencakup cara menyiapkan media berupa kotoran ternak dan serasah, cara memilih bibit yang baik, cara penebaran bibit ke dalam media, cara pemeliharaan, cara pemanenan dan penanganan pasca panen dan aplikasi pemberian pupuk organik cacing pada tanaman. Para peserta sangat antusias dan aktif mengikuti kegiatan tersebut, terlihat dari tanya jawab yang dilakukan antara tim dan peserta. Peserta cukup termotivasi untuk mengaplikan sendiri pembuatan pupuk organik dari kotoran sapi melalui vermikompos.</p> Yurike Yurike Bieng Brata Copyright (c) 2024 Yurike Yurike, Bieng Brata https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2024-07-24 2024-07-24 4 4 328 334 10.59395/altifani.v4i4.556 Analisis Pemahaman Matematis Siswa/Siswi Kelas IX-1 SMPN 1 PST Pada Konsep Persamaan Linear http://altifani.org/index.php/altifani/article/view/549 <p>Persamaan linear adalah persamaan aljabar yang tiap sukunya mengandung konstanta, atau perkalian konstanta dengan variabel tunggal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemahaman matematika siswa kelas IX SMP Negeri 1 Percut Sei Tuan pada konsep persamaan linear. Metodologi penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa lembar soal. Instrumen yang digunakan adalah tes kemampuan pemahaman matematis dengan lembar jawaban. Tes yang digunakan untuk memberikan penjelasan yang lebih mendalam tentang kemampuan pemahaman matematis siswa, sedangkan tes tertulis digunakan untuk mengetahui kemampuan peserta didik terhadap soal yang telah diberikan kepada peserta didik. Hal yang diperoleh adalah siswa yang berkemampuan tinggi memiliki kemampuan pemahaman matematis tinggi dengan presentasi 65%, sedangkan peserta didik berkemampuan sedang memiliki kemampuan pemahaman matematis rendah dengan persentase 25%. Dengan kata lain, peserta didik yang berkemampuan tinggi memiliki kemampuan pemahaman matematis tinggi atau di atas rata-rata sedangkan siswa berkemampuan sedang memiliki kemampuan pemahaman matematis rendah atau di bawah rata-rata.</p> Sherly Aprillia Dela Puspita Desniarti Desniarti Copyright (c) 2024 Sherly Aprillia, Dela Puspita, Desniarti Desniarti https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2024-07-22 2024-07-22 4 4 335 340 10.59395/altifani.v4i4.549