Penguatan Kompetensi Petugas dan WBP Lapas Perempuan Kelas IIA Malang terhadap Penanganan Kejadian Kebakaran

Authors

  • Dian Puspitaningtyas Laksana Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang
  • Rachmy Rosyida Ro’is Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang
  • Mika Vernicia Humairo Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang
  • Nohan Arum Romadlona Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang
  • Arsyatul Nikma Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang
  • Aisyah Nuril Alfi Syahr Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Malang

DOI:

https://doi.org/10.59395/altifani.v6i4.1325

Keywords:

Lapas perempuan, Mitigasi, Pelatihan kebakaran, Respons darurat

Abstract

Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIA Malang mengalami over kapasitas ekstrem sebesar 206% yang berdampak pada meningkatnya beban kerja petugas, khususnya dalam situasi darurat, seperti kebakaran. Institute for Criminal Justice Reform (ICJR) mencatat terjadi 13 kasus kebakaran di berbagai Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) di Indonesia yang sebagian besar disebabkan oleh overcapacity dan/atau kelalaian dalam pengawasan. Oleh karena itu, keterlibatan aktif pelatihan kebakaran oleh petugas dan WBP menjadi strategi penting untuk mengurangi risiko kerentanan. Keberhasilan kegiatan ini diukur secara kuantitatif menggunakan pendekatan one-group pre-test post-test design. Teknik analisis data menggunakan uji wilcoxon signed rank test dengan uji prasyarat berupa uji normalitas. Selain itu, pengukuran kompetensi peserta dilakukan melalui pengukuran nilai N-Gain. Hasil kegiatan pelatihan keamanan dan respons darurat mitigasi bencana kebakaran dengan metode ceramah, diskusi, pemberian media edukasi, simulasi nyata kebakaran, praktik penggunaan APAR, teknik smothering, dan fireblock didampingi dengan tenaga profesional terbukti efektif meningkatkan pengetahuan dan kompetensi petugas serta warga binaan dengan nilai asymp. sig. (2-tailed) sebesar .000 < 0.05 dan nilai N-Gain yang menunjukkan capaian di atas 76.00 poin. Sebagai rekomendasi keberlanjutan, pelatihan perlu dilakukan secara berkala dan diintegrasikan ke dalam SOP pemasyarakatan yang mengacu pada kebijakan Kemenkumham. Adapun batasan penelitian dan pengabdian ini adalah peserta hanya terdiri atas petugas dan WBP yang ditunjuk oleh pihak lapas karena pertimbangan keamanan, waktu, dan kapasitas.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Buyung, A. R. (2022). Analisis Penyebab Kebakaran di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Tangerang. Jurnal Komunikasi Hukum (JKH), 8(1), 436–441. https://doi.org/10.23887/JKH.V8I1.45851

Ditjenpas. (2025). Jumlah Penghuni Lembaga Pemasyarakatan, Rumah Tahanan Negara, Lembaga Pembinaan Khusus Anak, lembaga Pemasyarakatan Perempuan. https://sdppublik.ditjenpas.go.id/analisa/jumlah-penghuni#chart_statistic_unit-panel

Gustav, J. S., Alfian, M. A., Maharani, R. A., Dwi, I. A. H., Adisty, R. R., Ginesti, R. A., Sholichah, A. R., Fitri, S. N., Akbar, R. N., Sarah, A., Cheren, N. H. K., Mahendra, F. W., & Kurniawan, M. E. (2024). Analisis Efektivitas Penyuluhan, Pelatihan Penggunaan Alat Pemadam, dan Simulasi Kebakaran pada UMKM Keripik Tempe di Jatiyoso, Karanganyar. Jurnal Sains dan Kesehatan, 8(2), 32–44. https://doi.org/10.57214/JUSIKA.V8I2.620

Hidayah, T. N., Hasanuddin, Y. H., & Purbaningrum, D. G. (2024). Analisis Dampak dan Peran Perempuan dalam Bencana Perubahan Iklim Indonesia. Jurnal Sosial dan Humaniora, 4(2), 791–801. https://doi.org/https://doi.org/10.57250/ajsh.v4i2.553

Indriyatmoko, A. (2020). Penerapan Manajemen Kebakaran di Lembaga Pemasyarakatan Wanita Kelas II A. HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development), 4 (Special 1), 262–273. https://doi.org/10.15294/higeia.v4iSpecial%201/41281

Kurniawan, R., & Soge, M. M. (2021). Menelaah Kesiapan Pencegahan dan Penanganan Kebakaran di Lapas Kelas IIA Lahat. ADI Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(1), 43–50. https://doi.org/10.34306/ADIMAS.V2I1.524

Kurniawan, W., Gunawan, F., Solihin, Saputra, S. T., Yusmana, W., Kalbuana, N., & Supri. (2023). Pelatihan Pencegahan dan Penanggulangan Bahaya Kebakaran di Fire Station Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta. Penamas: Journal of Community Service, 3(2), 66–76. https://doi.org/10.53088/PENAMAS.V3I2.694

Mirza, M. N. (2023). Enhancing Student Preparedness and School Safety Through Disaster Simulation: A Comprehensive Analysis and Policy Implications. International Journal of Educational Technology Research, 1(3), 183–194. https://doi.org/https://doi.org/10.59890/ijetr.v1i3.400

Nugroho, R. S., & Muhammad, A. (2021). Analisis Penyebab Peristiwa Kebakaran di Lapas Klas I Tangerang. Gema Keadilan, 8(3), 299–305. https://doi.org/10.14710/GK.2021.12639

Pemprov Jatim. (2024). Statistik Sumber Penyebab Kebakaran di Jawa Timur. Statistik Sumber Penyebab Kebakaran di Jawa Timur (SIJALINMAJA). https://sijalinmaja.jatimprov.go.id/damkarmat

Penisa, A. M., Andesta, G., Lofita, H., Sitorus, L. E. V., & Arso, D. D. (2024). Optimalisasi Peran Petugas Lembaga Pemasyarakatan dalam Menangani Konflik Antar Narapidana Demi Kesejahteraan Psikologis di Lembaga Pemasyarakatan Indonesia. Indonesian Journal of Law and Justice, 1(4), 9–9. https://doi.org/10.47134/IJLJ.V1I4.2831

Pratama, A., & Ashady, S. (2024). Peranan Petugas Pengamanan Laki-Laki di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (Studi Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas II A Tenggarong). Juridische: Jurnal Penelitian Hukum, 1(3), 21–35.

Risansaka, K., & Subroto, M. (2022). Menelaah Kesiapan Pencegahan dan Penanganan Kebakaran di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Madiun. Jurnal Komunikasi Hukum (JKH), 8(2), 795–803. https://doi.org/10.23887/JKH.V8I2.59540

Saputra, S. N. E., & Isnawati, M. (2022). Overcrowding Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dalam System Pemidanaan di Indonesia. Pagaruyuang Law Journal, 6(1), 52–70. https://doi.org/10.31869/PLJ.V0I0.3822

Sibarani, I., & Rahmat, D. (2024). Peran Satuan Pengamanan dalam Upaya Pencegahan Keributan antar Warga Binaan di Lapas Siborongborong Kelas II B. MALA IN SE: Jurnal Hukum Pidana, Kriminologi, dan Viktimologi, 1(1), 11–21. https://doi.org/10.08221/MIS.V1I1.39

Sitorus, J. F., Ekaputra, E., & Marlina, M. (2024). Alternatif Pengefektifan Pidana Non Penjara dalam Penanganan Tindak Pidana Narkotika sebagai Upaya Pencegahan Overcrowding Rumah Tahanan (Studi di Rutan Kelas 1 Labuhan Deli). Journal Of Science and Social Research, 7(4), 2126–2132. https://doi.org/10.54314/JSSR.V7I4.2360

Sukarelawan, M. I., Indratno, T. K., & Ayu, S. M. (2024). N-Gain vs Stacking Analisis Perubahan Abilitas Peserta Didik dalam Desain One Group Pretest-Posttest. Penerbit Suryacahya.

Syafitri, N., Sari, D. P., Sumardin, S., Maizar, M., & Sabri, S. (2024). Pengaruh Pelatihan Berbasis Risiko pada Peningkatan Kompetensi Aparatur Sipil Negara. Berajah Journal, 4(8), 1481–1508. https://doi.org/10.47353/BJ.V4I8.443

Syahrir, M. S., & Mayapada, A. G. (2025). Sosialisasi Pencegahan dan Pengendalian Kebakaran di PT. SSC Works Kota Palu. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 3(3), 989–994. https://doi.org/10.59837/JPMBA.V3I3.2345

Winarto, S. R., & Bisma, R. (2021). Studi Literatur: Analisis Persepsi UMKM Di Indonesia Terhadap Cyber Security Menggunakan Model Protection Motivation Theory (PMT) | Journal of Informatics and Computer Science (JINACS). 3(1), 20–28. https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jinacs/article/view/42225

Wulandari, E. T., & Rianto, D. (2024). Pengaruh Simulasi Penatalaksanaan Bencana Kebakaran dengan Kesiapsiagaan di SMK Muhammadiyah, Bantul, Yogyakarta. Jurnal Mitrasehat, 14(2), 633–639. https://doi.org/10.51171/JMS.V14I2.474

Downloads

Published

2026-07-26

How to Cite

Penguatan Kompetensi Petugas dan WBP Lapas Perempuan Kelas IIA Malang terhadap Penanganan Kejadian Kebakaran. (2026). Jurnal Altifani Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(4), 2336-2346. https://doi.org/10.59395/altifani.v6i4.1325

Funding data