Penyuluhan E-Commerce Sebagai Alternatif Media Pemasaran Hasil Produk Desa Lokasi Baru Dalam Menunjang Rencana Desa Wisata
DOI:
https://doi.org/10.59395/altifani.v3i6.501Keywords:
E-commerce, pemasaran, desa wisata, pengabdian kepada masyarakatAbstract
Pengembangan desa wisata membantu desa dalam menjadikan lingkungan atau potensi alam terjaga bahkan dapat meningkatkan kualitas alam itu sendiri. Teknologi informasi bisa dimanfaatkan dengan efektif untuk pengembangan desa wisata apabila pengelola dapat menggunakan teknologi tersebut dengan baik. Oleh karena itu, penting bagi pengelola desa wisata memiliki pemahaman terhadap kegunaan teknologi informasi dan salah satunya adalah melalui e-commerce. Desa Lokasi Baru Kecamatan Sukaraja Kabupaten Seluma menjadi salah satu yang bergerak aktif dalam pengelolaan potensi desa melalui BumDes untuk terwujudnya pembentukan desa wisata. Desa Lokasi Baru telah memiliki beberapa unit usaha seperti kerajinan rajutan dan olahan koran bekas, makanan Bipang manis, sajian wisata berupa kola seluas 0,5 hektar, kebun desa dan aktivitas penggemukan sapi yang dpat dijadikan unit-unit pendukung dalam mewujudkan desa wisata. Namun, beberapa unit usaha yang telah dijalankan mengalami permasalahan yang sama berupa keterbatasan dalam pemasaran produk. Penyuluhan e-commerce yang dilakukan bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan digital masyarakat dalam memasarkan berbagai produk potensial desa. Hasil kegiatan menunjukkan antusias masyarakat cukup tinggi tercermin dari keaktifan dalam berdiskusi.
Downloads
References
Achjari, D. (2000). Potensi Manfaat dan Problem di E-Commerce. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Indonesia, 15(3): 388 – 395.
Chevalier, J.M., et.al (2013) Participatory Action Research: Theory and Methods for Engaged Inquiry, Routledge UK. ISBN 978-0415540315.
Hoffman, D. L., dan Fodor, M. (2010). Can you measure the ROI of your social media marketing?. MIT Sloan Management Review, 52(1), 41-49.
Kaplan, A.M dan Haenlein, M. (2012). Users of the world, unite! The challenges and opportunities of Social Media. Business Horizons, 53, 59—68.
Kozinets, R. V., De Valck, K., Wojnicki, A. C., dan Wilner, S. J. (2010). Networked narratives: Understanding word-of-mouth marketing in online communities. Journal of marketing, 74(2), 71-89.
Laudon, K.C. (2008). E-Commerce: Business Technology, Society 13 th. United Kingdom: Pearson.
Laudon, K. C., & Traver, C. G. (2017). E-Comerse 2016 business, tecnology, sociey(12th ed.). England: Britis Library Cataloguint-in.
Luckman, E. (2014). 5 Model E-Commerce di Indonesia, https://id.techinasia.com/5-modelbisnis-ecommerce-di-indonesia/ [Diakses pada 7 November 2021]
Pradana, M. (2015). Klasifikasi bisnis e-commerce di Indonesia. Modus, 27(2): 163 – 174.
Rahmidani, R. (2015). Penggunaan E-Commerce dalam Bisnis Sebagai Sumber Keunggulan Bersaing Perusahaan. Prosiding Seminar Nasional Ekonomi Manajemen dan Akuntansi (SNEMA) Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Padang.
Schradi, B. (2009): Online Marketing Internet Lexikon, http://www.symweb.de/glossar/onlinemarketing__169.htm [Diakses pada 21 November 2021].
Shaw, M., Blanning, R., Strader, T., & Whinston, A. (Eds.). (2012). Handbook on electronic commerce. Springer Science & Business Media.
Soekaryo. (2011). Peningkatan Ekonomi Kerakyatan Melalui Pengembangan Desa Wisata. Jakarta: Kementerian Kebudayaan & Pariwisata, 129 pp.
Turban, E., King, D., Lee, J., Warkentin, M., & Chung, M. H. (2006). E-commerce: A managerial perspective. Low Price Edition, 180-183.
Vaithianathan, S. (2010). A review of e-commerce literature on India and research agenda for the future. Electronic Commerce Research, 10(1), 83-97.
Wirapraja, A., & Aribowo, H. (2018). Pemanfaatan E-Commerce Sebagai Solusi Inovasi Dalam Menjaga Sustainability Bisnis. Teknika, 7(1): 66 – 72.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Nola Windirah, Gita Mulyasari, M Zulkarnain Yuliarso

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.























