Deteksi Dini Hepatitis C Pada Penderita Diabetes Melitus di Wilayah Cimahi Selatan

Authors

  • Sabrin Aurora Zahra Larre Subakti Universitas Jenderal Achmad Yani
  • Fiorida Mathilda Politeknik Negeri Bandung
  • Patricia Gita Naully Universitas Jenderal Achmad Yani

DOI:

https://doi.org/10.59395/altifani.v5i1.653

Keywords:

Hepatitis C, Diabetes Melitus, Prevalensi, pengabdian kepada masyarakat

Abstract

Hepatitis C merupakan peradangan hati yang disebabkan oleh virus hepatitis C (VHC). Berdasarkan data SIHEPI (Sistem Informasi Hepatitis dan Infeksi Saluran Pencernaan) pada bulan November 2018 - November 2023 didapatkan 2.950 orang positif anti-HCV di RS Jawa Barat. Pasien DM memiliki risiko terkena hepatitis C dikarenakan sistem imun melemah, dan pada pengobatan insulin terpapar jarum terus menerus. Oleh karena itu, penulis mengadakan pengabdian masyarakat yang bertujuan untuk mendeteksi dini hepatitis C pada penderita diabetes melitus. Kegiatan ini diikuti oleh 43 orang dengan rentang usia 42-76 tahun. Pemeriksaan hepatitis C menggunakan metode Immunochromatography. Hasil pemeriksaan didapatkan 1 orang positif Anti-HCV (2,33%), dan sisanya negatif Anti-HCV. Faktor Risiko dari penderita DM dengan Positif Anti-HCV diantaranya umur >50 tahun, kadar gula darah tinggi, riwayat mata atau kulit kuning, mual, tidak nafsu makan, serta memiki keluarga yang mengidap hepatitis C. Hepatitis C ataupun diabetes Melitus keduanya perlu dicegah melalui kebiasaan hidup bersih dan sehat.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Jika bagian ini diisi tidak bisa save and continue

Downloads

Published

2025-01-25

How to Cite

Deteksi Dini Hepatitis C Pada Penderita Diabetes Melitus di Wilayah Cimahi Selatan. (2025). Jurnal Altifani Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(1), 18-23. https://doi.org/10.59395/altifani.v5i1.653