Pelatihan Pengolahan Kripik Tempe Coklat Sebagai Upaya Pengembangan Skill Santri Pondok Mantabaa

Authors

  • Rahma Yanti Tajuddin Prodi Teknologi Rekayasa Pangan, Jurusan Pertanian, Politeknik Pertanian Negeri Samarinda
  • Ahmad Zamroni Prodi Teknologi Rekayasa Pangan, Jurusan Pertanian, Politeknik Pertanian Negeri Samarinda
  • Siti Hutami Prodi Teknologi Rekayasa Pangan, Jurusan Pertanian, Politeknik Pertanian Negeri Samarinda
  • Hamka Hamka Prodi Teknologi Rekayasa Pangan, Jurusan Pertanian, Politeknik Pertanian Negeri Samarinda
  • Mujibu Rahman Prodi Teknologi Rekayasa Pangan, Jurusan Pertanian, Politeknik Pertanian Negeri Samarinda
  • Netty Maria Naibaho Prodi Teknologi Rekayasa Pangan, Jurusan Pertanian, Politeknik Pertanian Negeri Samarinda
  • Edy Wibowo Prodi Teknologi Rekayasa Pangan, Jurusan Pertanian, Politeknik Pertanian Negeri Samarinda

DOI:

https://doi.org/10.59395/altifani.v6i3.1021

Keywords:

diversifikasi, keterampilan, kemandirian, pemberdayaan, tempe

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan santri Pondok Pesantren Mantaba Samarinda dalam bidang pengolahan pangan melalui pelatihan pembuatan Keripik Tempe Cokelat. Program ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penguatan life skill di lingkungan pesantren agar santri mampu mandiri secara ekonomi. Pelaksanaan kegiatan dilakukan dalam tiga tahap, yaitu sosialisasi, demonstrasi pembuatan, dan pemberian motivasi berwirausaha. Pada tahap sosialisasi, peserta mendapatkan pemahaman mengenai manfaat diversifikasi produk tempe dan pentingnya pengemasan higienis. Tahap demonstrasi memberikan pengalaman langsung dalam proses pembuatan keripik tempe cokelat, mulai dari persiapan bahan hingga pengemasan akhir. Selanjutnya, pada tahap motivasi kewirausahaan, peserta dibimbing untuk mengenali peluang usaha kecil berbasis produk olahan lokal. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta, serta tumbuhnya minat berwirausaha di kalangan santri. Kegiatan ini berpotensi berlanjut pada tahap pendampingan produksi dan pemasaran sebagai upaya pemberdayaan ekonomi pesantren yang berkelanjutan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ahmad, R., & Nugroho, S. (2023). Strategi penguatan kapasitas sumber daya manusia pesantren dalam membangun ekosistem ekonomi mikro. Jurnal Pemberdayaan Ekonomi, 12(2), 45-58.

Ardiyanto, F., & Hasanah, N. (2021). Penggunaan skala likert dalam evaluasi program pelatihan bagi remaja usia sekolah. Jurnal Metodologi Penelitian, 9(1), 12-25.

Astuti, M., Meliala, A., Dalais, F. S., & Wahlqvist, M. L. (2019). Tempe: A nutritious and healthy food from Indonesia. Jakarta: Yayasan Tempe Indonesia.

Bringle, R. G., & Hatcher, J. A. (2020). Civic engagement and community empowerment in higher education. New York: Academic Press.

Dewi, R. K., & Lestari, S. (2021). Efektivitas metode demonstrasi dalam meningkatkan pemahaman teknis pengolahan pangan. Jurnal Pendidikan Teknologi Pertanian, 7(2), 88-97.

Gaffar, A. (2023). Inovasi produk pangan fungsional berbasis komoditas lokal di pasar modern. Jurnal Inovasi Pangan, 5(1), 30-42.

Kementerian Agama RI. (2021). Arah kebijakan penguatan pendidikan nasional dan kemandirian pesantren. Jakarta: Direktorat Jenderal Pendidikan Islam.

Kementerian Perindustrian. (2020). Resiliensi industri makanan dan minuman dalam menghadapi fluktuasi ekonomi global. Jakarta: Kemenperin RI.

Mahendra, A., & Sulastri, E. (2020). Analisis kebutuhan (need assessment) dalam penyusunan modul pelatihan UMKM pangan. Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan, 8(3), 112-125.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.

Nugroho, A., dkk. (2022). Efektivitas hands-on training dalam meningkatkan keterampilan psikomotorik pada pelatihan pengolahan pangan. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(4), 210-222.

Nurhayati, T., & Wulandari, R. (2021). Aktivitas antioksidan dan senyawa polifenol pada cokelat sebagai bahan pangan fungsional. Jurnal Kimia Pangan, 6(2), 75-84.

Pertiwi, D. (2023). Paradigma kampus berdampak: Transformasi perguruan tinggi sebagai agen perubahan sosial. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 15(1), 101-115.

Putri, A., & Anggraeni, L. (2021). Pendekatan participatory action learning dalam program pemberdayaan komunitas lokal. Jurnal Sosial dan Humaniora, 10(2), 145-156.

Rahayu, S., dkk. (2022). Akselerasi keterampilan teknis melalui experiential learning pada santri pesantren. Jurnal Ilmiah Pendidikan, 11(3), 320-335.

Rohman, M., & Suyatno, S. (2022). Menanamkan mentalitas entrepreneurial pada generasi muda melalui pendidikan life skills. Jurnal Kewirausahaan Indonesia, 4(1), 55-67.

Safitri, R., dkk. (2020). Model analisis data Miles dan Huberman dalam penelitian kualitatif pengabdian masyarakat. Jurnal Metodologi Sosial, 7(2), 80-92.

Sari, P., & Hidayah, N. (2024). Keseimbangan kecerdasan kognitif-religius dan kemampuan praktis di lembaga pendidikan pesantren. Jurnal Pendidikan Islam Kontemporer, 13(1), 15-28.

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Suryadi, I., dkk. (2023). Metode ceramah interaktif dalam meningkatkan literasi pangan dan gizi masyarakat. Jurnal Komunikasi Pembangunan, 21(1), 40-52.

Widianingrum, R. (2020). Strategi diversifikasi dan peningkatan nilai tambah pada produk olahan kedelai. Jurnal Agribisnis, 14(2), 105-118.

Downloads

Published

2026-04-26

How to Cite

Pelatihan Pengolahan Kripik Tempe Coklat Sebagai Upaya Pengembangan Skill Santri Pondok Mantabaa. (2026). Jurnal Altifani Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(3), 1107-1113. https://doi.org/10.59395/altifani.v6i3.1021