Edukasi dan Pemberdayaan Masyarakat Bantaran Sungai dalam Mengelola Dampak Pembangunan Tanggul di Kelurahan Ternate Baru, Kota Manado

Authors

  • Ursula M. Saleleng Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Unika De La Salle Manado
  • Stella Tinny Kaunang Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Unika De La Salle Manado

DOI:

https://doi.org/10.59395/altifani.v6i3.1156

Keywords:

Vegetasi bantaran sungai, Pembangunan tanggul, Dampak lingkungan, Ekosistem riparian, Manado

Abstract

Kawasan bantaran sungai memiliki peran ekologis yang penting dalam menjaga stabilitas ekosistem sungai serta mendukung mata pencaharian masyarakat. Namun, pembangunan infrastruktur seperti tanggul pengendali banjir sering kali memerlukan pembersihan vegetasi di sepanjang bantaran sungai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak lingkungan, sosial, dan ekonomi dari penggusuran tanaman selama pembangunan tanggul sungai di Kelurahan Ternate Baru, Kecamatan Singkil, Kota Manado. Penelitian ini menggunakan metode observasi lapangan, wawancara dengan masyarakat setempat, serta inventarisasi vegetasi di zona riparian Sungai Tondano. Hasil penelitian mengidentifikasi lebih dari 30 spesies tanaman yang terdiri atas tanaman buah, tanaman obat, tanaman peneduh, dan tanaman hias yang dibudidayakan oleh masyarakat. Penggusuran vegetasi menimbulkan beberapa dampak, antara lain hilangnya sumber pangan rumah tangga, berkurangnya ruang hijau, meningkatnya risiko erosi tanah, serta perubahan iklim mikro di lingkungan sekitar. Secara sosial, penghilangan tanaman juga memengaruhi interaksi masyarakat dan menimbulkan ketidakpuasan akibat keterbatasan komunikasi selama pelaksanaan proyek. Meskipun demikian, pembangunan tanggul memberikan manfaat jangka panjang dalam mengurangi risiko banjir. Oleh karena itu, restorasi ekologis melalui program penanaman kembali serta pelibatan masyarakat sangat diperlukan untuk memastikan pengelolaan bantaran sungai yang berkelanjutan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Allan, J. D. (2004). Landscapes and riverscapes: The influence of land use on stream ecosystems. Annual Review of Ecology, Evolution, and Systematics, 35, 257–284. https://doi.org/10.1146/annurev.ecolsys.35.120202.110122 DOI: https://doi.org/10.1146/annurev.ecolsys.35.120202.110122

Badan Perencanaan Pembangunan Nasional. (2014). Rencana aksi nasional penanggulangan banjir. Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas.

Balai Wilayah Sungai Sulawesi I. (2021). Profil daerah aliran sungai (DAS) Tondano. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Bennett, E. M., Peterson, G. D., & Gordon, L. J. (2009). Understanding relationships among multiple ecosystem services. Ecology Letters, 12(12), 1394–1404. https://doi.org/10.1111/j.1461-0248.2009.01387.x DOI: https://doi.org/10.1111/j.1461-0248.2009.01387.x

Bijnens, E. M., Witteveen, M., & Bots, P. W. G. (2023). Integrating ecosystem services in river management: A systematic review. Journal of Environmental Management, 330, 117150. https://doi.org/10.1016/j.jenvman.2022.117150 DOI: https://doi.org/10.1016/j.jenvman.2022.117150

Broadmeadow, S., & Nisbet, T. (2004). The effects of riparian forest management on the freshwater environment: A literature review of best management practice. Hydrology and Earth System Sciences, 8(3), 286–305. https://doi.org/10.5194/hess-8-286-2004 DOI: https://doi.org/10.5194/hess-8-286-2004

Costanza, R., d'Arge, R., de Groot, R. et al. The value of the world's ecosystem services and natural capital. Nature 387, 253–260 (1997). https://doi.org/10.1038/387253a0 DOI: https://doi.org/10.1038/387253a0

Departemen Pekerjaan Umum. (2006). Panduan perencanaan tanggul sungai. Direktorat Jenderal Sumber Daya Air.

de Groot, R. S., Brander, L., van der Ploeg, S., Costanza, R., Bernard, F., Braat, L., Christie, M., Crossman, N., Ghermandi, A., Hein, L., Hussain, S., Kumar, P., McVittie, A., Portela, R., Rodriguez, L., ten Brink, P., & van Beukering, P. (2012). Global estimates of the value of ecosystems and their services in monetary units. Ecosystem Services, 1(1), 50–61. https://doi.org/10.1016/j.ecoser.2012.07.005 DOI: https://doi.org/10.1016/j.ecoser.2012.07.005

Dinas Pertanian, Kelautan dan Perikanan Kota Manado. (2025). Data inventarisasi tanaman bantaran Sungai Tondano di Kelurahan Ternate Baru (Dokumen internal tidak dipublikasikan).

Direktorat Jenderal Sumber Daya Air. (2015). Pedoman teknis pengendalian banjir. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Fandeli, C. (2012). Konservasi tanah dan air. Liberty.

Gregory, S. V., Swanson, F. J., McKee, W. A., & Cummins, K. W. (1991). An ecosystem perspective of riparian zones. BioScience, 41(8), 540–551. https://doi.org/10.2307/1311607. DOI: https://doi.org/10.2307/1311607

Kaunang, S., & Ompi, M. (2025). Perikanan berkelanjutan. Amerta Media. 192 hal.

Kodoatie, R. J., & Sjarief, R. (2010). Pengelolaan sumber daya air terpadu. Andi.

Mustafa, D., Ahmed, S., Saroch, E., & Bell, H. (2022). Pinning down vulnerability: From narratives to numbers in flood risk assessment. Science of the Total Environment, 807, 150627. https://doi.org/10.1016/j.scitotenv.2021.150627 DOI: https://doi.org/10.1016/j.scitotenv.2021.150627

Naiman, R. J., & Décamps, H. (1997). The ecology of interfaces: Riparian zones. Annual Review of Ecology and Systematics, 28, 621–658. https://doi.org/10.1146/annurev.ecolsys.28.1.621 DOI: https://doi.org/10.1146/annurev.ecolsys.28.1.621

Naiman, R. J., Décamps, H., & McClain, M. E. (2005). Riparia: Ecology, conservation, and management of streamside communities. Elsevier Academic Press. DOI: https://doi.org/10.1016/B978-012663315-3/50010-1

Palmer, M. A., Bernhardt, E. S., Allan, J. D., Lake, P. S., Alexander, G., Brooks, S., Carr, J., Clayton, S., Dahm, C., Shah, J., Galat, D., Loss, S., Goodwin, P., Hart, D., Hassett, B., Jenkinson, R., Kondolf, G., Lave, R., Meyer, J., ... Sudduth, E. (2005). Standards for ecologically successful river restoration. Journal of Applied Ecology, 42(2), 208–217. https://doi.org/10.1111/j.1365- 2664.2005.01004.x DOI: https://doi.org/10.1111/j.1365-2664.2005.01004.x

Poff, N. L., Allan, J. D., Bain, M. B., Karr, J. R., Prestegaard, K. L., Richter, B. D., Sparks, R. E., & Stromberg, J. C. (1997). The natural flow regime. BioScience, 47(11), 769–784. https://doi.org/10.2307/1313099 DOI: https://doi.org/10.2307/1313099

Richardson, D. M., Holmes, P. M., Esler, K. J., Galatowitsch, S. M., Stromberg, J. C., Kirkman, S. P., Pyšek, P., & Hobbs, R. J. (2007). Riparian vegetation: Degradation, alien plant invasions, and restoration prospects. Diversity and Distributions, 13(1), 126–139. https://doi.org/10.1111/j.1472-4642.2006.00314.x DOI: https://doi.org/10.1111/j.1366-9516.2006.00314.x

Sayers, P. B., Yuanyuan, L., Moncrieff, C., Li, J., Tickner, D., Xu, X., Speed, R., Li, Y., Lei, G., & Qiu, G. (2021). Developing resilience to flooding in the Yangtze Basin. Nature Sustainability, 4(10), 930–939.

Setyowati, D. L. (2019). Ekologi bantaran sungai dan pengaruhnya terhadap stabilitas lingkungan. Alfabeta.

Sugandhy, A. (2018). Pembangunan berkelanjutan dan pengelolaan lingkungan. Bumi Aksara.

Tantu, J. R. (2023). Peran Dinas Pertanian, Kelautan dan Perikanan terhadap kelompok tani di Kota Manado (Laporan kerja praktik). Universitas Katolik De La Salle Manado.

Downloads

Published

2026-04-28

How to Cite

Edukasi dan Pemberdayaan Masyarakat Bantaran Sungai dalam Mengelola Dampak Pembangunan Tanggul di Kelurahan Ternate Baru, Kota Manado. (2026). Jurnal Altifani Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(3), 1308-1318. https://doi.org/10.59395/altifani.v6i3.1156